Tampilkan postingan dengan label Pohon Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pohon Inspirasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Januari 2011

Mengapa Terjadi Padaku

Mengapa Terjadi Padaku
Oleh : Yanti Faiza dan Achmad Siddik Thoha

" Aku ingin seperti Kak Naja dech! " celetuk Kia lugas.

" Maksudnya? "
" Iya! Kak Naja kan baik, kalem dan yang paling penting kakak itu putih dan cantik. " jawab Kia ringan.

Terus terang jawaban Kia itu membuat hidungku kembang kempis ke GR-an, tak ayal seulas senyum tipis terlukis di wajahku.

Selasa, 04 Januari 2011

Pohon-Pohon yang Menyembuhkan

Aku masih terbaring sendiri di sini, hanya ditemani angin yang bisu. Hanya ditunggu oleh sepasang rak kayu. Memang, alas tidurku adalah sebuah ranjang yang teramat nyaman. Aku tak tahan tenggelam dalam kesendirian. Tapi, aroma obat yang pekat membuatku tak bisa bersabar. Selembar tirai polos membatasiku dengan dunia luar.

Mendadak, seorang perawat masuk, membuatku tersentak. Ah, Suster Azma, satu-satunya orang yang sudah tiga kali masuk ke kamarku hingga sore ini.

Minggu, 02 Januari 2011

Mengikuti Bisikan Hati Nurani

Di sebuah desa yang terpencil, seorang ibu wafat dan meninggalkan delapan anak. Si ibu tak memiliki suami dan keluarga lain di desa itu. Ia hanya memiliki anak perempuan tertua, belum berusia 17 tahun, berperawakan kurus dan tujuh adik-adiknya. Di bahunya yang ringkih, anak sulung itulah yang harus memikul beban untuk mengurus keluarganya.

Beberapa tahun telah berlalu. Si Sulung memikul tugas itu dengan penuh ketabahan, menjaga agar keluarganya berpenampilan apik, cukup makan dan bersekolah. Dia lakukan sepenuh hati dengan bekerja keras demi memikul tanggung jawab orang tuanya.

Jumat, 31 Desember 2010

Harga Terbaik Kita

Harga Terbaik Kita
Oleh : Embun Khatulistiwa

Ada tiga kaleng minuman ringan bermerek sama. Ketiga kaleng tersebut diproduksi di pabrik yang sama. Ketika tiba harinya, sebuah truk datang ke pabrik, mengangkut kaleng-kaleng minuman ringan tersebut lalu menuju ke tempat yang berbeda untuk pendistribusiannya.

Pemberhentian pertama adalah supermaket lokal. Kaleng minuman ringan pertama di turunkan disini. Kaleng itu dipajang di rak bersama dengan kaleng minuman ringan lainnya dan diberi harga Rp. 4.000.

Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan besar. Di sana , kaleng kedua diturunkan. Kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga Rp. 7.500.

Rabu, 29 Desember 2010

Bukalah Jendelamu Bukalah Hatimu

Dear Sahabat PI, semoga hari ini hati kita segar karena telah membuka jendela-jendela dalam hati kita. Pada hari ini, admin akan berbagi kisah hasil dari menghadiri undangan Launching Film “Rumah Tanpa Jendela” atau RTJ dimana PI menjadi salah satu pihak yang diundang disamping para penggiat perfilm-an dan tokoh-tokoh lain.

Film ini dikembangkan dari cerita pendek karangan Asma Nadia berjudul “Rumah Rara”. Bersama Asma Nadia, hadir pula Sutradara film ini Adiyta Gumay, Ketua Dewan Pembina Komnas Perlindungan Anak, Kak Seto, Tokoh Wanita Marta Tilaar dan sejumlah artis cilik dan dewasa lain serta public figure lain.

Launching fillm RTJ diadakan di Cinema Hall Pusat Perfilman Usmar Ismail Jl Rasuna Said Jakarta Selatan Kamis, 2 Desember 2010. Film RTJ sendiri akan tayang di Bioskop bulan Feruari 2011. Sebuah penghormatan PI bisa diundang. Menurut panitia acara, PI diundang karena karena, melihat adanya kesamaan misi dari film ini dengan visi grup PI.

Mari kita dukung Film Indonesia yang berkualitas dan mencerdaskan anak Bangsa. Kita optimis perfilman Indonesia mampu membawa nilai-nilai kebaikan di masyarakat dan kita berharap film-film tidak membawa misi membangun karakter bangsa tidak mendapat dukungan dari masyarakat.

Penasaran cerita film-nya, simak ringkasan kisahnya berikut ini.

Senin, 27 Desember 2010

Memaksimalkan Kapasitas Diri

Secara alami setiap makhluk yang diciptakan oleh Yang Maha Pencipta memiliki potensi utama yang menjadi standar dan ciri makhluk tersebut. Manusia umumnya menahan nafas di dalam air tanpa tabung oksigen hanya kurang dari semenit. Ternyata ada manusia yang mampu bertahan menahan nafas selama delapan menit lebih karena ia berlatih dengan keras meningkatkan potensi dasarnya. Ada sapi yang bisa kencang sekencang motor. Kita juta pernah menjumpai seekor monyet yang sangat piawai menaiki sepeda layaknya manusia bermain sepeda. Pepohonan yang biasanya hanya bisa tumbuh berkembang di tanah, bisa pula bertahan dan terus tumbuh di bebatuan.

Semua makhluk bisa melampaui batas kemampuan dasarnya bila dilatih terus menerus dengan tekun dan benar. Selain karena dilatih dengan senagaja, kemampuan dasar makhluk meningkat karena lingkungan yang mendorongnya bangkit, berkembang dan meningkat diri dari kemampuan dasarnya. Sebaliknya, kemampuan standar dari makhluk bisa menurun karena potensi dasarnya yang dipendam dan lingkungan yang dia alami.

Sabtu, 25 Desember 2010

Alarm Hidup

Saat tubuh pohon layu, kita bisa mengatakan bahwa tubuhnya sedang kekurangan air. Ketika banyak lubang-lubang di daun sebatang pohon, kita akan mengatakan; “Pohon ini terserang hama.” Kala banyak daun pada pohon menguning kita akan menduga ia sedang kekurangan nutrisi.

Ketika masalah timbul, pohon akan memberi peringatan pada dirinya melalui tampilan fisiknya. Pohon mempunyai alat kontrol yang mengingatkan bahwa ada masalah pada tubuhnya. Alat kontrol itu berupa gejala yang diperlihatkan melalui daun dan bagian tubuh lainnya. Alat kontrol pohon laksana alarm yang memberi peringatan akan terjadinya kesalahan atau masalah pada tubuhnya.

Design by Abdul Munir Visit Original Post Islamic2 Template